Apa Itu Influencer dan Penjelasannya Lengkap

  • 3 min read
  • Jul 17, 2022
Apa itu influencer

Walaupun istilah influencer sudah banyak digunakan di Indonesia, masih banyak masyarakat yang belum mengerti apa itu influencer.

Apakah influencer itu sama dengan entrepreneur?

Atau sama dengan artis dan selebriti?

Penggunaan instilah influencer juga bisa dipakai oleh siapa saja.

Mulai dari pengguna sosial media dengan followers belasan ribu, pebisnis sukses yang punya startup sekelas unicorn, hingga YouTuber international maupun dalam negeri.

Oleh karena itu supaya tidak bingung lagi, mari bahas apa yang dimaksud dengan influencer.

 

Apa Itu Influencer Media Sosial?

Influencer media sosial

Ketika bicara tentang influencer, yang ada di pikiran masyarakat adalah influencer media sosial.

Artinya, orang-orang berpengaruh di aplikasi media sosial, bisa itu Instagram, YouTube, Twitter, Facebook, TikTok, dan masih banyak lagi platform lainnya.

Kata “influencer” sendiri berasal dari kata dalam bahasa Inggris dengan arti pengaruh atau memengaruhi.

Atau bisa diartikan influencer adalah tokoh yang bisa memberi pengaruh kepada orang lain secara langsung.

Sedangkan influencer media sosial adalah tokoh yang memberi pengaruh kepada orang lain lewat media sosial.

Salah satu contoh influencer bisa kamu rasakan waktu melihat produk yang dipakai oleh selebgram, YouTuber atau musisi indie favorit masing-masing.

Perasaan ingin menggunakan produk yang sama, dari merek yang sama, serta varian spesifik yang sama itulah bukti bahwa diri kita terpengaruh oleh para influencer.

Apakah dipengaruhi oleh influencer itu hal buruk?

Tentu saja tidak.

Dalam kajian ilmu sosiologi, imitasi dan identifikasi adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalam interaksi sosial.

Justru keduanya merupakan bagian paling penting dalam perkembangan kepribadian seseorang.

Ingin menggunakan baju yang sama, make up yang sama, style rambut yang sama, hingga sifat yang sama dengan orang lain adalah tanda imitasi, dimana kita ingin menjadi seperti role model yang diidolakan.

Sama halnya dengan kita ingin menjadi pintar seperti guru atau kakak kelas, sehingga belajar dari buku materi yang sama serta menerapkan jadwal belajar yang sama seperti mereka.

 

Apa Pekerjaan Influencer?

Pekerjaan influencer

Influencer sebenarnya bisa dianggap sebagai sebuah pekerjaan profesional, tapi bisa juga menjadi hal yang tidak kita sadari.

Seperti yang sudah dikatakan tadi, selebgram di media sosial bisa mendapatkan endorse make up atau produk elektronik sebagai influencer untuk memengaruhi pengikut mereka agar menggunakan produk tersebut.

Di sisi lain, guru, senior di sekolah, ketua OSIS, mentor, bahkan teman kerja kamu juga bisa memberi pengaruh kepada orang lain dan menjadi influencer tanpa diendorse dan tanpa dibayar.

Beberapa orang bisa menjadikan influencer sebagai pekerjaan.

Namun banyak juga orang-orang yang menjadi influencer tanpa mereka sadari dan tidak mendapat uang sepeserpun dari status ini.

Tidak menutup kemungkinan juga, influencer lahir dari tokoh dengan pekerjaan lain, contohnya penulis, musisi, seniman, pengajar, aktor, penyiar, bahkan pebisnis.

Mereka mengerjakan pekerjaan masing-masing tanpa maksud memberi pengaruh ke orang lain.

Namun karena banyak yang melihat, dan banyak yang tertarik dengan apa yang mereka lakukan, makanya banyak orang yang ingin mengimitiasi identitas mereka.

 

Apa Itu Influencer Marketing dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Influencer marketing

Influencer profesioinal yang menerima endorse untuk memengaruhi followers mereka disebut dengan istilah influencer marketing.

Sebenarnya, istilah influencer marketing ini juga punya pengertian lain, yaitu sebuah teknik marketing untuk memasarkan sebuah produk dengan media para tokoh selebgram dan influencer di sosial media.

Dalam dunia influencer marketing, ada jenis-jenis influencer yang dibagikan berdasarkan besar pengikut dan pasar audiens mereka, contohnya:

  • Selebriti, terdiri dari artis di TV, atlet, selebgram, penyanyi dan musisi
  • Pebisnis dan ahli, misalnya penguasaha sukses, dokter, tokoh ahli dalam bidang otomotif, dan pengamat
  • Micro influencer, yaitu orang-orang yang membagikan hobi mereka di sosial media
  • Blogger dan content creator, seperti Youtuber, desainer, seniman, dan lain-lain

Karena influencer marketing ini menyangkut hal profesional, maka dibutuhkan analisa baik dari pemilik bisnis waktu mau memilih influencer untuk diajak kerja sama, maupun influencer ketika memilih bisnis yang mengajak kerja sama.

Selain itu seorang influencer bisa mendapatkan penghasilan dari aplikasi.

 

Cara Kerja Influencer Marketing

Sebagai influencer, kamu akan mendapat endorse produk dari perusahaan atau brand tertentu yang tertarik dengan apa yang kalian lakukan, konten yang biasa diunggah di media sosial masing-masing, serta berdasarkan audiens.

Contohnya, bila kamu sering mengunggah konten seputar fashion, baju-baju yang sedang trendy, atau seputar produk kecantikan, maka nantinya akan ada brand baju atau skincare yang meng-endorse.

Keuntungan yang kamu dapat dari endorse ini sendiri berupa:

  • Uang royalty sesuai dengan kontrak
  • Produk yang dikirim untuk diulas dan dipromosikan
  • Relasi di antara para pemilik brand dengan produk serupa

Sedangkan sebagai pemilik brand pencari influencer, kamu perlu memilih kreator berdasarkan kualitas interaksi audiens, niche dari kreator tersebut, serta banyaknya followers, reach, dan engagement postingannya.

Bila kita endorse ke influencer yang sesuai dengan kebutuhan, bisnis kita bisa mendapatkan banyak keuntungan berupa:

  • Meningkatnya brand awareness
  • Membangun trust kepada masyarakat
  • Meningkatkan customer relationship
  • Meningkatkan SEO dan SEM brand

Menemukan influencer terbaik untuk bisnis kita juga membutuhkan analisa panjang.

Maka dari itu, kamu bisa baca lebih lanjut tentang dunia marketing dan apa itu influencer di RitaelFians.

 

Itulah pembahasan singkat mengenai apa itu influencer, apa saja jenisnya, dan bagaimana cara kerjanya.

Ternyata, influencer tidak selalu tentang selebgram yang diendorse setiap hari.

Orang-orang biasa pun bisa jadi influencer di lingkungan mereka masing-masing, termasuk kamu.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *