Bagaimana Cara Membayar Zakat Fitrah?

Cara Membayar Zakat Fitrah

Tak Terasa, tinggal menghitung hari Bulan Suci Ramadhan sudah mulai meninggalkan kita semua. Bulan penuh berkah dan ampunan ini tidak lama lagi akan segera berakhir. Tetapi sebelum semua berakhir, sudahkah anda memenuhi salah satu kewajiban di bulan Ramadhan? Apa itu?

Ialah zakat fitrah. Sebuah amalan yang menjadi kewajiban bagi siapapun yang mampu melakukannya. Melalui konten kali ini, saya akan membahas mengenai zakat fitrah sekaligus bagaimana cara membayarnya. Mari, disimak penjelasannya di bawah ini.

 

Apa Itu Zakat Fitrah?

Zakat fitrah merupakan zakat yang diwajibkan baik laki-laki maupun perempuan muslim yang dilakukan selama bulan Ramadhan. secara bahasa, al fitrah (الفطرة) bermakna  asal penciptaan. Menurut Ibnu Qutaibah, dinamakan zakat fitrah (زَكَاة الْفِطْرَةِ) karena zakat yang satu ini adalah zakat untuk badan dan jiwa.

 

Hukum Zakat Fitrah

Zakat fitrah wajib dikeluarkan bagi seorang laki-laki maupun perempuan baik kecil maupun dewasa, baik budak maupun merdeka. Menurut HR Bukhori disebutkan :

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mewajibkan zakat fitri sebanyak satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum kepada setiap orang merdeka maupun budak, laki-laki maupun wanita, dari kalangan kamu muslimin. (HR. Bukhari).

Bagi yang masih anak-anak, merupakan tanggungan orang tuanya. Untuk itu, bagi ayah/bunda yang memiliki anak yang belum baligh, maka ayah harus mengeluarkan zakat fitrah untuk Sang Anak. Jadi ayah sudah meninggal, maka ibu lah yang harus membayarnya.

Niat Zakat Fitrah

Niat Zakat fitrah terbagi atas 3. Niat untuk diri sendiri, niat untuk anak-anak laki-laki, dan niat untuk anak perempuan. Anda tidak wajib melafalkannya, tapi cukup dari dalam hati saja.

 

  • Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

Bagi anda yang telah baligh, zakat fitrah bisa dibayar sendiri tanpa harus melalui kedua orang tua atau keluarga. Adapun bacaan dan niatnya yaitu sebagai berikut :

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an nafsii fardhol lillaahi Ta’aalaa

Artinya: Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk diri sendiri, fardhu karena Allah Ta’ala.

 

  • Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki

Bagi anda yang mempunyai seorang putra, namun belum baligh dan belum bisa niat sendiri. Adapun lafadzh niat Zakat fitrah untuk anak laki-laki yaitu :

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an waladii ….. fardhol lillaahi Ta’aalaa

Artinya: Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-laki saya…. (sebutkan nama anak laki-laki anda), fardhu karena Allah Ta’ala

 

  • Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan

Seorang kepala keluarga diwajibkan untuk membayar zakat putrinya yang belum baligh atau bisa berniat sendiri. Lafadz niatnya adalah :

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an bintii …… fardhol lillaahi Ta’aalaa

Artinya: Saya nuat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuan saya…. (sebutkan nama anak perempuan anda), fardhu karena Allah Ta’ala

 

Kapan Waktu Terbaik Membayar Zakat?

Pada dasarnya, setiap orang yang berkewajiban membayar zakat bisa membayar dalam batas waktu dari awal Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri. Tetapi ada 2 pandangan soal waktu terbaik membayar zakat fitrah

Menurut Imam Abu Hanifah dan Imam Malik, zakat fitrah sebaiknya dibayarkan ketika terbit fajar pada saat Hari Raya Idul Fitri. Sedangkan menurut Imam Syafi’i dan Imam Ahmad bin Hambal, zakat fitrah dibayarkan saat tenggelamnya matahari di akhir Ramadan hingga sebelum sholat Idul Fitri.

Jadi, pada dasarnya anda boleh saja membayar zakat fitrah baik di awal, tengah, maupun akhir Ramadhan. Namun waktu yang paling utama adalah sesuai apa yang sudah dijelaskan di atas.

 

Orang-orang yang Berhak Menerima Zakat Fitrah

Tidak semua orang berhak menerima zakat fitrah karena alasan-alasan tertentu. Hanya 8 golongan orang yang berhak menerimanya. Siapa saja mereka?

  • Fakir : orang yang tidak punya harta maupun pekerjaan untuk menghidupi dirinya sendiri dan orang-orang yang ditanggungnya.
  • Miskin : orang yang punya harta dan pekerjaan namun belum cukup untuk menghidupi kebutuhannya sendiri maupun orang-orang yang ditanggungnya.
  • Amil zakat: orang-orang yang bertugas mengumpulkan, menyimpan, menjaga, mencatat data zakat keluar dan masuk serta sisanya didistribusikan kepada mustahik zakat.
  • Mualaf: orang yang baru masuk Islam, imannya masih sangat lemah
  • Riqab (Hamba sahaya): golongan mukatab yang ingin membebaskan diri dari tuannya, mereka yang telah dijanjikan oleh tuannya akan dilepaskan jika dapat membayar sejumlah uang tertentu dan termasuk pula budak yang belum dijanjikan untuk memerdekakan dirinya.
  • Gharimin: orang-orang yang memiliki banyak hutang, namun hutang dan tidak sanggup membayarnya karena telah jatuh miskin.
  • Fi sabilillah: orang yang berjuang di jalan Allah dalam arti luas. Intinya, mereka yang melindungi, memelihara agama serta meninggikan kalimat tauhid, seperti bersama berdakwah, berperang, dan berusaha menerapkan hukum Islam.
  • Ibnu sabil: orang yang terputus bekalnya dalam perjalanan, untuk waktu sekarang. Mereka golongan musafir yang mengadakan perjalanan yang dianjurkan agama. Adapun tujuan dari pemberian zakat ini adalah untuk mengatasi ketelantaran, meskipun di kampung halamannya ia termasuk orang mampu.

 

Cara Membayar Zakat Fitrah

Bagaimana cara membayar zakat fitrah itu? Tentu saja tidak sulit. Dimana pun anda berada, anda bisa membayar zakat dengan mudah. Anda bisa menyalurkan langsung ke orang yang membutuhkan, melalui Amil Zakat, atau membayarnya secara daring.

Di Indonesia, anda bisa memberikan zakat berupa beras 2,5 atau 3 kg atau juga bisa sejumlah uang sesuai dengan harga beras saat ini. Jangan lupa niatkan terlebih dahulu sesuai lafadz yang sudah dijelaskan diatas. Berikut ini adalah panduan membayar zakat fitrah yang benar :

 

  • Melalui Amil Zakat

Bila anda tidak mengetahui siapa orang fakir, miskin, ataupun orang-orang yang berhak menerima zakat fitrah anda bisa menyalurkannya kepada Amil Zakat. Orang-orang ini biasanya ada di masjid atau musholla terdekat di kampung anda.

 

  • Langsung Diserahkan kepada Golongan yang Membutuhkan

Bila anda benar-benar mengetahui ornag-orang yang berhak menerima zakat fitrah, langsung saja berikan kepada orang tersebut. Pastikan orang yang anda beri zakat fitrah termasuk ke dalam 8 golongan yang telah disebutkan di atas.

 

  • Bayar Zakat Secara Daring

Zaman sudah semakin canggih dan modern, termasuk untuk urusan zakat fitrah kini bisa dilakukan secara online. Sangat berguna bagi anda yang uangnya masih ada di rekening namun dalam posisi yang tidak memungkinkan untuk menyerahkan zakat seperti kedua poin di atas, seperti saat perjalanan mudik dengan angkutan umum.

Caranya anda bisa membayarnya melalui situs-situs yang telah dipercaya menerima pembayaran zakat secara daring. Adapun beberapa situs tersebut adalah :

  • Baznas.go.id
  • Donasi.dompetdhuafa.org

Sistem pembayarannya adalah melalui transfer bank ataupun dengan uang digital. So, tidak ada alasan bagi seseorang untuk tidak membayar pajak walaupun tengah mudik. Maka dari, yuk segera bayar zakat sekarang.

Demikian pembahasan mengenai zakat fitrah dan bagaimana cara membayarnya. Akhir kata, sebagai penutup saya mengucapkan Minal Aidzin Walaupun Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

/ 5.

Bagikan tulisan ini

Tinggalkan komentar