6+ Bahaya Gadget Bagi Anak yang Perlu Anda Waspadai

Bahaya gadget bagi anak

Tentang bahaya gadget masih banyak yang menyepelekannya. Memang menggunakan gawai boleh boleh saja, namun jika digunakan secara berlebihan sudah barang tentu akan menimbulkan banyak masalah ke depannya. Entah dari segi fisik maupun mental. Yang jelas segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik untuk dilakukan.

Sekarang adalah zamannya gadget, dimana hampir semuanya sudah mengenal dan bahkan menggunakannya. Tak peduli anak anak, remaja ataupun orang dewasa. Anda tak perlu heran jika ada tetangga yang mempunyai anak kecil yang sudah memainkan gawai.

Survei yang dikeluarkan oleh We Are Social, membuktikan bahwa dari sekitar 268 juta penduduk Indonesia, 355,5 juta diantaranya adalah pengguna gadget. Baik smartphone maupun tablet. Ini artinya, setiap orang banyak yang memiliki lebih dari satu smartphone atau satu tablet. Wow, fakta yang mencengangkan!

 

Fakta Fakta Tentang Gadget yang Berbahaya

6+ Bahaya Gadget Bagi Anak yang Perlu Anda Waspadai 1
Sumber gambar : qureta

Tak cuma soal penggunanya saja yang banyak, masih banyak fakta-fakta menarik lainnya soal gawai yang mungkin belum anda ketahui. Terutama soal bahayanya yang selama ini sering diabaikan oleh kita semua, termasuk para orang tua. Telah banyak terjadi kasus gadget pada anak maupun orang dewasa yang membuat kita merasa terheran heran.

Tak perlu jauh jauh terlebih dahulu, cobalah liat tetangga kanan kiri yang mempunyai anak kecil, sekarang gadget atau smartphone sudah menjadi pegangan sehari-hari mereka. Dampaknya, mereka sering kali cuek ketika dipanggil orang tuanya. Bahkan sampai membutuhkan 4-5 kali panggilan guna mendapatkan jawaban dari si anak.

Itu masih Contoh kasus yang sederhana dan sangat umum terjadi di era sekarang. Masih banyak kasus lainnya yang lebih membahayakan si anak. Salah satunya adalah anak berumur 5 tahun di Jawa Barat mengalami gangguan kejiwaan dikarenakan terlalu kecanduan gawai. Tak hanya di Jawa Barat saja, di daerah-daerah lainnya di Indonesia anak anak sudah mulai kecanduan hal-hal berbau Teknologi, salah satunya adalah gadget.

Sebuah survei pernah diadakan oleh theAsianParent Insight bersama Samsung Kidstime pada tahun 2014 yang melibatkan 2500 responden dari beberapa negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Dan hasilnya 98% responden memperbolehkan anaknya menggunakan smartphone/tablet. Inilah yang menjadi salah satu penyebab mengapa anak zaman sekarang lebih suka memainkan gadget.

 

Gejala Kecanduan Gadget

Kecanduan gadget

Sebelum saya membahas lebih jauh tentang bahaya gadget bagi anak dan juga kesehatannya, terlebih dahulu anda harus mengetahui apa saja yang menjadi gejala seseorang mengalami kecanduan gawai. Gejala ini disebut dengan sindrom nomofobia. jika hal-hal ini dialami oleh anak maka hampir dipastikan dia mengalami sindrom tersebut.

  • Saat bangun tidur, gadget menjadi benda pertama kali yang dilihat.
  • Tidak bisa melewati hari tanpa gadget.
  • Merasa cemas jika baterai smartphone telah habis atau akan habis.
  • Selalu mengecek gadget setiap 5 menit sekali.
  • Selalu memegang gadget dalam kondisi apapun.

 

Beberapa Bahaya Gadget Bagi Anak dan Kesehatannya

6+ Bahaya Gadget Bagi Anak yang Perlu Anda Waspadai 2

Menggunakan gadget memang boleh-boleh saja, asalkan tidak berlebihan. Dalam penelitian terbaru yang dilakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), seseorang tidak boleh menatap layar smartphone lebih dari 1 jam utamanya untuk balita. Sebab, seseorang harus lebih banyak melakukan aktivitas fisik dan motorik daripada hanya menatap gawai saja.

Namun dalam menggunakan gadget, jangan sampai anak terlepas dari pengawasan orang tua. Hal ini penting untuk dilakukan untuk meminimalisir sesuatu hal yang tidak diinginkan. Jangan sampai hanya karena gadget menganggu waktu produktif bagi si anak.

Meskipun sosialisasi bahaya gadget sudah kerap kali dilakukan, namun pada faktanya masalah kecanduan gawai masih terus menjadi problem hingga saat ini. Melalui artikel ini, Firdaus akan membagikan informasi mengenai bahaya bagi anak atau siapapun yang menggunakannya secara berlebihan. Mari disimak.

 

Gangguan Pada Mata

Ketika terlalu lama menatap layar smartphone ataupun tablet, bagian tubuh yang pasti terkena dampaknya adalah bagian mata. Hal ini disebabkan karena pancaran sinar biru yang dipancarkan dari layar smartphone. Tentang gangguan ini telah banyak dibuktikan berdasarkan penelitian ataupun riset dokter-dokter di Indonesia

Menurut dr. Devina Nur Annisa, SpM, spesialis mata dari Jakarta Eye Center, menggunakan smartphone dalam kegiatan sehari-hari dalam jarak dekat (30-40 cm) dapat menyebabkan kontraksi otot cilliaris di dalam bola mata atau yang lebih dikenal dengan sebutan akomodasi mata. Akomodasi ini juga dapat menyebabkan mata menjadi minus sehingga dapat menggaggu penglihatan. Itulah bahaya gadget bagi anak yang pertama.

 

Membuat Anak Muda Lupa

Dampak negatif gadget selanjutnya adalah membuat anak menjadi mudah lupa. Hal ini disebabkan karena ia terlalu terfokus ke layar gadget sehingga melupakan hal-hal yang pernah dilakukannya atau hal-hal yang ada di sekitarnya. Jika hal ini terus menerus terjadi maka akan semakin membawa dampak buruk bagi daya memori otak anak-anak anda.

 

Berdampak Pada Kesehatan Mental

Anak zaman sekarang sudah bukan rahasia lagi sangat suka memakai smartphone, utamanya memainkan hal-hal berhubungan dengan game. Dan sering kali kita melihat bahwasanya anak-anak mulai marah-marah kecil karena memainkan permainan yang ada di dalam gawai tersebut. Ini sebenernya merupakan masalah mental awal yang diakibatkan karena penggunaan gadget yang terlalu berlebihan.

Selain itu, paparan gadget secara berlebihan dapat meningkatkan autisme dan ADHD pada anak. Bahkan tak hanya itu saja, jika anak menghabiskan waktu lebih dari 7 jam hanya untuk bermain gadget, biasanya memiliki emosi yang tidak stabil. Emosi inilah yang membuat anak bisa saja mengalami depresi dan kecemasan.

 

Menurunkan Kemampuan Psikomotorik

Kemampuan psikomotorik adalah kemampuan seseorang yang melibatkan aktivitas fisik. Jika anak terlalu sering memainkan gadget, maka secara tidak langsung akan berdampak ke penurunan kemampuan psikomotorik bagi si anak. Karena terlalu lama bermain gadget, anak pun menjadi tidak punya waktu untuk mengeksplor sendiri kemampuan psikomotoriknya.

Anak menjadi jarang bergerak dan melakukan aktivitas fisik yang lainnya. Padahal, sering melakukan aktivitas fisik dapat meningkatkan kemampuan otak kanan. Bahkan tak hanya itu saja, dengan seringnya anak bergerak membuat tubuhnya menjadi jauh lebih bugar dan juga mengasah keterampilan sosialnya.

 

Menurunnya Kemampuan Kognitif

Selain masalah kemampuan psikomotorik, bahaya penggunaan gadget berlebihan bagi anak adalah menurunnya kemampuan kognitif. Kemampuan yang berhubungan dengan pengetahuan yang dimilikinya. Ketika anda sudah kecanduan bermain gawai, maka secara otomatis waktu belajarnya jauh semakin berkurang. Sehingga hal ini secara langsung maupun tidak langsung bisa menurunkan kemampuan ataupun nilai akademik si anak.

Terlebih lagi jika anak sampai memainkan gadget lebih dari 2 jam. Sebuah survei yang dilakukan oleh Peneliti dari Children’s Hospital of Eastern Ontario Research Institute di Amerika Serikat merekomendasikan supaya orang tua lebih membatasi penggunaan gadget untuk anak, jangan sampai lebih dari 2 jam. Salah satu alasannya adalah, berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan tersebut membuktikan bahwa anak yang terlalu lama bermain gadget membuat kemampuan akademisnya semakin menurun.

 

Mengganggu Pola Tidur

Anak atau siapapun yang sudah kecanduan gawai, pasti tidak bisa berhenti sampai larut malam, baik untuk membuka aplikasi, bermain game atau untuk hal lainnya. Mungkin anda juga salah satunya. Bermain gadget membuat siapapun candu sehingga enggan untuk berhenti. Akibat dari hal ini adalah jam tidur menjadi berkurang dan terganggu.

Bahaya gadget yang satu ini juga harus anda waspadai dan jangan sampai terjadi pada anak anda. Jika sebelum kenal gadget waktu tidur bisa mencapai 7-8 jam, setelah kenal gadget waktu Tidur bisa berubah drastis hanya 5-6 jam saja. Jika pola tidur anak terganggu, maka anak bisa terkena insomnia. Untuk waspadalah tentang hal ini.

 

Kurang Bersosialisasi

Karena gadget, membuat yang jauh menjadi dekat dan yang dekat menjadi jauh. Ungkapan tersebut bukan tanpa alasan dan bukti, sebab karena gadget anak menjadi kurang bersosialisasi dengan teman-teman sebayanya. Anak menjadi lebih senang bermain hp daripada Bermain dengan teman-temannya.

Akibatnya, teman-temannya pun mulai enggan bermain dengan anak anda. Tentu anda tidak ingin bukan buah hati kesayangan tidak memiliki teman di masa kecilnya? Untuk itu waspada terhadap bahaya gadget yang satu ini dan jauhkan anak dari pengaruh gadget.

 

Itu hanyalah sebagian kecil bahaya gagdet bagi anak yang harus anda ketahui sebagai orang tua. Demi kebaikan anak, ada baiknya jika anda membatasi anak bermain gawai demi mencegahnya dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti penjelasan di atas. Gunakan seperlunya, agar semuanya menjadi baik-baik saja. Sekian dan semoga bermanfaat!

Terbaru! Beginilah Cara Mengaktifkan Mode Gelap di Chrome Android

Masih banyak yang belum tau, terdapat cara mengaktifkan mode gelap di chrome dengan mudah dan juga cepat. Sebelumnya, memang mode seperti ini belum bisa anda aktifkan pada browser google chrome. Namun sejak bulan ini, fitur tersebut telah hadir dan bisa anda nikmati. Sebenarnya apa itu mode gelap? Mode gelap atau yang juga disebut sebagai dark … Read more

10 Kelebihan dan Kekurangan Freelance, Masihkah Anda Yakin?

Artikel mengenai kelebihan dan kekurangan freelance ini diberikan dengan tujuan untuk memantapkan hati anda yang sedang bingung, apakah akan menjadi seorang pekerja freelance atau pekerja kantor. Tentunya, apapun pekerjaan itu pasti ada kelebihan dan kekurangannya, pasti ada untung dan juga ruginya. Meski bukan jadi pekerjaan paling populer di Indonesia, namun harus kita akui pertumbuhan pekerja … Read more

5+ Contoh Pekerjaan Freelance yang Menjanjikan

Konten ini membahas tentang beberapa contoh pekerjaan freelance yang menjanjikan. Freelance atau yang juga disebut pekerja lepas merupakan salah satu jenis pekerjaan yang dilakukan tanpa harus memiliki kantor. Seseorang yang bekerja sebagai freelance disebut freelancer dan ia dapat bekerja dimana saja tanpa terikat kontrak. Namun meskipun begitu, kamu tidak bisa bekerja seenaknya sebagai seorang freelancer. … Read more

2 Cara Cek Perusahaan Terdaftar atau Tidak, Pencari Kerja Harus Tau!

Pada kesempatan ini, Firdaus akan memberikan sedikit tips bagaimana cara cek perusahaan terdaftar guna mencegah kamu dari segala bentuk kejahatan perusahaan fiktif. Apalagi teruntuk kalian para milinieal yang baru saja lulus SMA atau kuliah, informasi seperti ini benar-benar sangat dibutuhkan. Bekerja di suatu perusahaan merupakan salah satu impian banyak orang. Bukan tanpa alasan, selain karena … Read more