Rahasia Dagang : Pengertian, Konsep, dan Contoh [Lengkap]

Rahasia dagang merupakan salah satu bagian dari kekayaan intelektual yang wajib diketahui oleh para pemilik usaha dan bisnis. Sesuai dengan namanya, hal ini bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh orang-orang atau para pemilik usaha tersebut.

Rahasia dagang atau trade secret sendiri sudah diatur dalam undang-undang yang sangat jelas di Indonesia. Terdapat sanksi yang bisa diberikan kepada pelanggar bila membocorkan atau melakukan hal-hal yang dilanggar dalam aturan tersebut.

Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas lebih lanjut mengenai trade secret dalam artikel berikut ini.

 

Pengertian Rahasia Dagang

Rahasia Dagang : Pengertian, Konsep, dan Contoh [Lengkap] 1

Berdasarkan Pasal 1 ayat 1 UURD, pengertian trade secret adalah sebuah informasi yang tidak dan tidak boleh diketahui oleh masyarakat umum di bidang bisnis dan teknologi yang berguna dalam kegiatan berusaha, memiliki nilai ekonomi, dan harus dijaga kerahasaiaannya oleh pemilik trade secret.

Ruang lingkup yang termasuk trade secret contohnya seperti :

  • Metode penjualan
  • Metode pengolahan
  • Metode Pemasaran
  • Metode pembuatan atau produksi
  • Informasi lain yang berhubungan dengan teknologi atau bisnis yang memiliki nilai ekonomi

Informasi lain yang dimaksud dalam poin terakhir bisa berupa cara pemasaran, cara produksi dan pengemasan, daftar klien yang sudah dan akan bekerja sama, resep dan formula pembuatan makanan atau minuman, dan masih banyak lagi.

Tidak seperti paten, trade secret tidak wajib didaftarkan kepada Ditjen Kekayaan Intelektual. Namun bukan berarti perlindungan akan trade secret bisa Anda dapatkan secara otomatis.

Sebagai seorang pengusaha, pemilik bisnis, atau orang yang memegang informasi trade secret, Anda wajib memahami UURD (Undang-undang Rahasia Dagang) untuk mengetahui mana yang boleh dan mana yang harus dihindari dalam masalah trade secret.

Selain itu, memahami UURD juga mencegah Anda kehilangan informasi tertentu yang seharusnya rahasia namun jadi diketahui oleh umum.

 

Baca juga : pengertian merek.

 

Contoh Rahasia Dagang

Rahasia Dagang : Pengertian, Konsep, dan Contoh [Lengkap] 2

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, contoh trade secret yang paling utama meliputi 3 hal, yaitu:

  • Metode penjualan dan pemasaran
  • Teknologi yang digunakan untuk produksi
  • Resep makanan atau minuman

Nah, berikut ini adalah penjelasan untuk ketiganya.

 

Metode Penjualan dan Pemasaran

Dalam sebuah perusahaan, teknik dan metode yang digunakan dan berhubungan dengan pemasaran merupakan hal yang wajib dirahasiakan dari masyarakat umum. Itulah mengapa kadang ada beberapa perusahaan yang tidak boleh mengunggah atau memberi bocoran kepada masyarakat mengenai strategi pemasaran yang ingin dilakukan selanjutnya.

Contohnya jika ada kolaborasi dengan artis tertentu, ketika ada produk baru yang ingin diluncurkan, ketika ada acara baru di waktu mendatang, dan lain sebagainya.  Sebab hal ini memiliki nilai ekonomi untuk perusahaan dan bisa mempengaruhi penjualan ke depannya.

Bila informasi tertentu seperti teaser atau judul film diluncurkan sebelum tanggal yang ditentukan, maka hype yang muncul bisa terlanjur redup ketika film tersebut memasuki tanggal rilis aslinya.

 

Teknologi yang Digunakan untuk Produksi

Beberapa perusahaan juga ingin merahasiakan teknologi atau alat yang digunakan untuk memproduksi produk tertentu. Biasanya, hal ini dilakukan agar perusahaan pesaing tidak menggunakan metode yang sama untuk memproduksi barang jualan mereka.

Teknologi yang digunakan untuk produksi sendiri ada berbagai macam. Baik yang berupa teknologi tradisional maupun teknologi modern.

 

Resep Makanan atau Minuman Terkenal

Beberapa perusahaan juga tidak ingin resep atau formula dari makanan, minuman atau produk apapun yang mereka produksi dibocorkan ke masyarakat umum. Karena pastinya, informasi ini memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi dan akan mempengaruhi penjualan perusahaan.

 

Konsep Rahasia Dagang

Konsep trade secret diatur dalam peraturan Law of Confidence yang disusun oleh sistem hukum Anglo Saxon, yang mana sudah diterapkan sebelum konsep informasi rahasia ini diciptakan.

Law of Confidence sendiri merupakan aturan yang mencegah, mengatur, dan mengendalikan tidak pelanggaran yang berhubungan dengan informasi dalam sebuah perusahaan. Sederhananya, bila terjadi pelanggaran atau pembocoran informasi yang termasuk ke dalam Hak Milik Informasi atau branch of confidence, maka aturan yang berlaku disesuaikan dengan yang ada dalam Law of Confidence.

Selain itu, aturan tentang trade secret yang berlaku di Indonesia juga harus disetujui oleh TRIPS alias Trade Related Aspects of Intellectual Property Rights.

 

Baca juga : apa itu paten?

 

 

Cara Mendapatkan Perlindungan Rahasia Dagang?

Untuk mendapatkan perlindungan trade secret, sebuah informasi harus memenuhi 3 standar utama, yaitu:

  • Informasi tersebut memiliki nilai komersial dan bisa mempengaruhi ekonomi atau pemasaran dalam sebuah perusahaan
  • Informasi tersebut merupakan informasi yang dirahasiakan dengan arti tidak bisa diakses ataupun diketahui selain dari pemilik perusahaan atau orang dan pihak tertentu yang dipercaya untuk mengetahui informasi tersebut
  • Pemilik informasi tersebut melakukan upaya untuk menjaga kerahasiaan informasi tersebut, misalnya dengan membuat perjanjian kerahasiaan dengan orang atau pihak tertentu yang mengetahui informasi tersebut.

Jika informasi yang Anda miliki memenuhi 3 persyaratan di atas, maka informasi tersebut bisa digolongkan ke dalam trade secret. Dan akan ada perlindungan rahasia dagang yang bisa Anda dapatkan untuk menjaga informasi tersebut agar tidak diketahui oleh umum.

Perlindungan trade secret ini akan melindungi Anda dari 2 pelanggaran yang bisa terjadi, di antaranya:

  • Ketika seseorang yang mengetahui dan sudah menandatangani perjanjian kerahasiaan atau confidentiality agreement dengan sengaja membocorkan informasi tersebut dan melanggar perjanjian yang sudah disetujui
  • Ketika seseorang mengetahui atau mendapatkan informasi rahasia tersebut dengan cara yang bertentangan dengan UURD.

 

Baca juga : bagaimana perlindungan hak kekayaan intelektual?

 

Tentang UU Rahasia Dagang

UU rahasia dagang

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, trade secret di Indonesia di atur dalam Undang-Undang 30 tahun 2000 tentang Rahasia Dagang atau yang biasa disebut dengan UURD.

Undang-undang tersebut berisikan berbagai macam aturan mengenai definisi, konsep, contoh, pelanggaran, perlindungan, dan hal-hal lainnya yang berhubungan dengan trade secret.

Karena trade secret adalah aturan yang harus saling selaras di seluruh dunia, maka UURD harus dibuat dengan mengacu pada Law of Confidence dan mendapatkan persetujuan dari TRIPS atau Trade Related Aspects of Intellectual Property Rights. Trade secret di Indonesia juga didasari oleh beberapa hukum yang lain, di antaranya:

  • Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
  • Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1994 tentang Pengesahan Agreement Establishing the World Trade Organization (Persetujuan Pembentukan Organisasi Perdagangan Dunia)
  • Pasal 5 ayat (1), Pasal 20, dan Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Berdasarkan semua Undang-undang dan hukum yang berlaku, pemilik trade secret memiliki 2 hak utama, yaitu :

  1. Menggunakan sendiri informasi trade secret yang dimiliki
  2. Memberikan izin atau lisensi maupun melarang pihak lain kepada orang lain untuk menggunakan atau mengungkapkan informasi tersebut untuk kepentingan yang sifatnya komersil.

Seperti itulah penjelasan lengkap mengenai rahasia dagang. Semoga artikel ini bisa membantu Anda memahami apa yang dimaksud dengan trade secret dan memahami apa saja hak yang bisa didapatkan oleh setiap pemilik perusahaan dalam menjaga informasi rahasia yang mempengaruhi ekonomi dan penjualan dalam bisnis mereka.

Tinggalkan komentar