4 Kekurangan Virtual Office yang Harus Diminimalisir

Tak ada satu pun teknologi yang sempurna di dunia ini, sebagus dan secanggih apapun teknologi itu dibuat. Selalu ada kekurangannya, sebab bagaimana pun teknologi adalah buatan manusia yang bukan pemilik kesempurnaan.

Untuk Anda yang belum tau, virtual office adalah sebuah teknologi yang membuat pekerja tidak harus bekerja di kantor fisik. Tetapi bisa bekerja dimana darimana dan kapan saja secara virtual.

Sebenarnya virtual office ini bisa dibuat sendiri jika Anda menginginkannya, namun cukup ribet karena Anda harus mendesain sendiri ruangannya. Belum lagi juga harus mengeluarkan uang untuk pembuatan kantor virtual tersebut.

Maka dari itu, sewa kantor virtual kini lebih banyak dipilih. Selain simpel dan tak ribet, Anda hanya perlu menyiapkan peralatan kerja dan uang sewa saja untuk bisa menggunakannya.

Virtual office sebenarnya tidak hanya bisa dijadikan sebagai tempat kerja saja, tetapi juga bisa dijadikan tempat meeting atau diskusi bersama seperti halnya Coworking Space.

 

Kekurangan Virtual Office atau Kantor Virtual

4 Kekurangan Virtual Office yang Harus Diminimalisir 1

Kantor virtual bisa menekan budget pengeluaran perusahaan, selain itu juga menguntungkan bagi karyawan karena mereka bisa bekerja secara fleksibel tanpa dibebani oleh waktu.

Selain punya banyak manfaat dan kelebihan, ada juga kelemahan virtual office yang harus diantisipasi. Apa saja itu?

 

Kurangnya Komunikasi

Salah satu kerugian kantor virtual adalah komunikasi yang minim antara pimpinan dengan karyawannya. Mereka tidak bekerja dalam satu bangunan sehingga membuat komunikasi kurang intens.

Memang, komunikasi tetap bisa dilakukan melalui daring seperti telepon, chat, atau video call, namun komunikasi dengan cara tersebut sebenarnya kurang efektif dan rawan kesalahpahaman. Selain itu, jika kesalahpahaman ini sampai terjadi, tentu saja sangat mempengaruhi kinerja perusahaan.

 

Membuat Kurang Fokus

Terkadang, bekerja di virtual office membuat karyawan menjadi kurang fokus. Pasalnya, mereka tidak hanya bekerja sendiri atau bersama timnya tetapi juga dari perusahaan lainnya.

Kondisi ramai inilah yang membuat karyawan merasa terganggu sehingga tidak bisa bekerja secara maksimal. Memang, ada ruangan khusus namun harganya sedikit lebih mahal daripada ruang kerja bersama.

 

Karyawan Merasa Kesepian

Jika bekerja di kantor, Anda bisa bertemu dengan karyawan lain berbincang-bincang maka hal ini belum tentu bisa Anda rasakan apabila bekerja melalui virtual office.

Ruang sewa kantor virtual belum tentu seramai kantor fisik. Dan hal ini juga membuat karyawan merasa kesepian dan semangat kerja jadi menurun.

 

Menyepelekan Pekerjaan

Kekurangan Virtual Office selanjutnya adalah karyawan atau pekerja bukan tidak mungkin akan menyepelekan pekerjaan. Pengawasan yang minim dan tidak ada aturan resmi tentang jam kerja menjadi beberapa alasannya.

Mereka bisa saja menyepelekan jam kerja atau mengulur-ulur waktu dalam bekerja. Jika hal seperti ini terus terus menerus terjadi bukan hanya menyebabkan menurunnya produktivitas karyawan, tetapi juga mendatangkan problem bagi perusahaan ke depannya.

 

Baca juga : kekurangan coworking space

 

Jangan khawatir, kekurangan Virtual Office itu bisa diminimalisir kok. Seorang pimpinan perusahaan sebaiknya lebih intens lagi mengonsumsi dengan karyawannya, sebisa mungkin sesekali mengadakan pertemuan secara langsung bukan secara daring atau online.

Karyawan merasa lebih diperhatikan. Mereka pun menjadi lebih bersemangat kerja sehingga secara tidak langsung membawa perubahan energi positif bagi perusahaan.

Selain itu, akan lebih baik lagi jika ada aturan yang jelas soal jam kerja meskipun karyawan bisa bekerja dari mana saja. Mereka tak akan menyepelekan lagi, sehingga dapat bekerja secara lebih maksimal.

Tinggalkan komentar